Tidak Depresi dan Cemas Lagi Setelah Makan Ini

Posted on
Bukti ilmiah tentang makanan antidepresi
Bukti ilmiah tentang makanan antidepresi

Beberapa bukti ilmiah tentang makanan antidepresi

Tuhan sudah menyediakan obat alami antidepresi dan cemas. Menurut majalah Newsweek edisi Desember 2002, masih relevan sampai sekarang, ada banyak jenis makanan kaya gizi yang sanggup meringankan gangguan kecemasan dan depresi. Bahkan mampu mengubah suasana hati menjadi lebih tenang.

Para peneliti di National Institute of Health, Amerika Serikat, menemukan pengaruh pola makan kaya kacang kedelai dan ikan pada penderita depresi berat. Setelah mengadopsi pola makan yang baru, tingkat depresi dan angka kejadian depresi menurun drastis.

dr. Andrew Stoll dan koleganya melakukan penelitian pada tahun 1999 yang menyimpulkan bahwa pasien depresi yang mendapat suplemen kapsul asam lemak omega 3 lebih jarang kambuh dibanding yang tidak mendapat suplemen.

Joseph Hibbeln, peneliti medis senior di NIH, menemukan penduduk Finlandia yang makan ikan minimal 2 kali seminggu mengalami penurunan risiko depresi hingga 60%.

Dr. Richard Wurtman dari Massachussets Institute of Technology (MIT) menemukan dalam penelitiannya bahwa zat-zat gizi tertentu dalam makanan merupakan bahan pemicu produksi neurotransmiter. Neurotransmiter adalah zat kimia pembawa pesan yang menyampaikan informasi dari satu sel saraf ke sel saraf lain. Zat ini mampu mengurangi rasa nyeri, mengendalikan nafsu makan dan memberi rasa tenang.